Postingan

Karena Hijab Wujud Ketaatan

Tok tok tok, seseorang mengetuk pintu rumahku. “Bukain pintunya Fah”, pinta ibu “Iya bu” sahutku lalu berjalan membuka pintu. “Loh ada Iffah dirumah” celetuk bude Rani begitu pintu rumah terbuka. “Iya bude” kataku sambil meraih lengan kanannya dan mencium pungungg tangannya. “Kapan datang?” tanyanya sambil melangkah masuk rumah. “Tadi malam bude. Pulang bareng Ayah” jawabku sambil menutup pintu rumah. “Masuk bude! Ibu ada didalam.” Bude Rani diam sambil menatapku dari ujung kepala hingga kaki. “Kamu kok pakaiannya kayak ibu-ibu sih sekarang” ujarnya sambil tersenyum. Aku menunduk melihat penampilanku sendiri dari ujung kaki hingga dada. Setelan gamis batik berwarna coklat dan kerudung berwarna krem. Aku hanya tersenyum menanggapi komentarnya terhadap penampilanku “Laki-laki yang baik tidak akan melihat dari penampilan luarnya, tapi dari sikapnya” sahut Ibu yang tiba-tiba muncul. Aku menoleh pada ibu, lalu kami sama-sama tersenyum. “Buatin bude Rani minum Fah!” pinta ibu. Aku mengangguk...

Indahnya Nasrullah

Ini kisahku di 2013... Hari besar itu segera tiba. Sebuah hari yang sejak tiga bulan sebelumnya telah ku nanti-nantikan, tapi pada akhirnya aku harus menelan rasa kecewa karena aku tak bisa mengikutinya.             “Kamu nggak bisa ikut Luk?” tanya salah seorang teman dekatku.             “Hmm” aku menggeleng lemah.             “Kenapa?” tanyanya.             “Ada dua UAP (Ujian Akhir Praktikum)” jawabku lesu.             “Ya ampun sayang banget” katanya menyayangkan.             Yah aku sendiri pun menyayangkan. Sebuah event besar dimana seluruh kaum muslimin yang memperjuangkan islam berkumpul disebuah tempat untuk menyerukan islam. Menyerukan un...

because that’s true love

Gambar
“Oi..” teriakan kecil itu membuatku sedikit terkejut. Aku menoleh sambil melirik sebal.             “Wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakaatuh”, sindirku karena dia datang bukannya memberi salam malah mengagetkanku.             “heheh...” dia tertawa, “Assalamu’alaykum Fahita”, sapanya sambil duduk dibangku tepat berhadapan denganku.             “Wa’alaykumussalam” jawabku sambil kembali mengarahkan pandanganku pada seorang laki-laki dan seorang perempuan yang duduk berdampingan tepat selisih 2 bangku dari bangku yang ku duduki.             “Liatin apa sih?”, tanya Dina sambil mengikuti arah pandanganku.             Ku alihkan pandanganku ke arah buku yang tengah ku buka diatas meja, “Bukan apa...

Maaf yang Sungguh-sungguh

Gambar
Aku minta maaf.. padamu teman, sejujurnya aku sama sekali tak berniat memberikan janji-janji palsu atau omong kosong belaka. aku benar-benar ingin membantumu saat itu, karena aku merasa mampu. tapi ternyata fakta yang ada menunjukkan apa yang aku bisa bukanlah seperti yang kau mau. aku benar-benar ingin menemanimu malam itu, karena aku juga ingin menyenangkan hatimu. tapi lagi-lagi yang terjadi diluar kemampuanku. aku harus memilih hal yang lebih penting. suatu hal yang tak bisa ku tolak. sungguh aku minta maaf,, tak ada niatan sedikit pun dalam diriku untuk menyakitimu.. membohongimu.. memberikan janji-janji palsu.. atau apalah sebutannya,,, Maaf teman, sekali lagi maaf :'(

Mengejar Tiket Sendirian

Gambar
Beberapa hari belakangan ini aku merasakan ada sesuatu yang aneh.. Aku merasa GEGANA --> GElisah GAlau meraNA bukan karena cinta, tapi karena diriku sendiri Aku merasa jalan ditempat dalam mengejar tiket (bukan tiket kereta loh ya!!) Sudahlah merasa GEGANA sendiri ditambah fenomena-fenomena beberapa hari terakhir yang melekat erat didalam otak.. Fenomena dimana teman seperjuanganku meraih tiket, tiba-tiba memutuskan bebalik arah dan pergi menjauh,, berubah drastis 1000 derajat (eh, kebanyakan ya?) maksudnya 360 derajat menjadi seseorang yang seperti tak pernah tahu islam kaaffah.. perubahannya sukses membuatku semakin GEGANA plus KETAKUTAN kenapaaa?? (iklan oreo) sebenarnya saat GEGANA saja, aku sudah takut luar biasa. karena GEGANA membuat imanku naik turun... aku ingin bercerita, membagi sesak yang kurasa mengurai benang kusut dikepala, tapi bingung juga harus bercerita pada siapa.. teman seperjuanganku semua sudah melangkah jauh didepan mata semakin mendekati t...

Mars Perjuangan Mahasiswa Islam

Gambar
haaaa... Aaa...aaaa....haaaaaahaaaa haaa aaa … 2x Kamilah mahasiswa Islam Pemegang ujung tombak pembebasan Tiada pernah henti berjuang Menegakkan kebenaran... Amerika tak henti menyerang Memecah belah negeri2 Islam.. Saatnya bersatu bergerak melawan Untuk wujudkan kebangkitan Islam Reff: Ayo berjuang... hancur leburkan segala kemungkaran Tunjukanlah kepada dunia Islam nan mulia tak kan terkalahkan Terus berjuang.... bebaskan umat dari penjajahan Satukanlah seluruh negeri Islam Dalam naungan Khilafah Rasyidah reff Ayo berjuang... hancur leburkan segala kemungkaran Tunjukanlah kepada dunia Islam nan mulia tak kan terkalahkan Terus berjuang.... bebaskan umat dari penjajahan Satukanlah seluruh negeri Islam Dalam naungan Khilafah Rasyidah 2x Allahu Akbar..

my beloved nephew

Gambar
my beloved nephew- namanya riska, sekarang dia sekolah TK nol kecil atau bisa juga disebut TK A... dia nih paling heboh kalo aku pulang. jadi inget kejadian tempo hari, waktu itu aku baru bangun tidur.. mata masih ngantuk, rambut masih acak-acakan, jalan pun masih sempoyongan karena belum sadar 100%.. nggak tahu kapan dia masuk rumah, pokoknya waktu keluar kamar tiba-tiba dia udah berdiri didekat pintu kamarku. sempat dia bengong begitu liat aku yang keluar kamar.. lalu "Mbak luluuuuuk" dia berlari menghampiriku dan memeluk kakiku,, "mbak luluk, mbak luluk, mbak luluk" berulang kali dia mengatakan itu sambil tetap memeluk kakiku.. nggak berapa lama dia lepas pelukannya lalu menarik tanganku "Ayo keluar keluar" ajaknya aku yang tadinya msih sepruh sadar langsung melek sambil menahan tarikan tangannya. "Ayo" tariknya lagi "Ibuuuu ada mbak luluuuk" dia berteriak memanggil ibunya. "Mbak luluk tak ke kamar mandi du...